Sitasi palsu tidak selalu terlihat jelas. Ada yang sepenuhnya dibuat-buat, ada yang merupakan paper nyata dengan DOI atau tahun salah, dan ada yang valid tetapi tidak mendukung klaim.
Mulai dengan fake citation checker atau citation authenticity checker jika Anda perlu menyaring bibliografi.
Yang perlu dicek
Periksa keberadaan sumber: judul, penulis, tahun, jurnal, dan DOI. Lalu cocokkan metadata dengan catatan asli. Terakhir, baca konteks untuk memastikan sumber mendukung kalimat yang dikutip.
Tanda bahaya
Waspadai judul yang terlalu generik, DOI hilang, jurnal yang tidak sesuai topik, kombinasi penulis aneh, atau referensi dari output AI tanpa tautan sumber.
Workflow praktis
Beri status pada tiap referensi: aman dikutip, perlu revisi kalimat, metadata tidak cocok, sumber ada tetapi tidak mendukung, atau sumber tidak ditemukan. Sitasi aman harus dapat dilacak, cocok metadatanya, dan relevan dengan kalimat Anda.
